Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review Blog at First Sight: Dari Mereka Aku Paham Rasanya Berjuang

Review Buku Blog at First Sight


Spesifikasi Buku

Judul : Blog at First Sight, Kisah Inspiratif 20 Blogger Indonesia
Penulis : Antologi 20 Blogger
Tahun Terbit : 2022
Penerbit : Dandelion Publisher
ISBN : 978-623-373-194-2


Biasanya saya tidak pernah khatam ketika membaca sebuah buku. Misalnya saja nih, sedang membaca sebuah buku, lalu 30 menit kemudian saya bisa akhirnya lupa deh. Keesokan harinya saya enggan membaca buku tersebut dan lebih memilih buku baru. Aneh aja sih dengan perilaku saya ini. Hal ini berlaku bukan hanya pada buku fisik, namun juga buku yang saya baca pada aplikasi Gramedia Digital. FYI, sudah setahun saya berlangganan Gramedia Digital. 

Namun saya merasakan aura yang berbeda nih ketika membaca buku antologi karya ketua ODOP 2021 yaitu Mbak Jihan Mawaddah bersama teman-teman bloger lainnya. Judul bukunya Blog at First Sight. Bayangkan dalam 2 jam buku tersebut langsung saya baca lho sampai habis tanpa jeda. 

Selama 2 jam menunggu antrian BPJS untuk kontrol rutin penyakit darah tinggi saya, akhirnya buku ini bisa tuntas dibaca. Saya masih ingat sekali membaca buku ini di tanggal 26 Januari 2022.

Jadi buku Blog at First Sight merupakan buku antologi yang ditulis oleh 20 orang bloger dengan cerita mereka masing-masing. 

Cerita mereka tentu saja menginspirasi karena semua itu proses dari awal yang tidak kenal blog sama sekali, sampai menjadi bloger profesional, bahkan memiliki agency sendiri. Siapakah bloger yang memiliki agency sendiri? Saya tidak mau membocorkan deh, yang pasti beliau baru menikah Desember 2021 dan berdomisili di Surabaya.

Lalu mengapa sih buku Blog at First Sight wajib dibaca untuk kalian para bloger, baik newbie maupun yang sudah lama berkecimpung di dunia blogging? Berikut alasannya:

1. Menumbuhkan Motivasi

Sadar atau tidak, kalian para bloger pasti pernah mengalami demotivasi ketika ngeblog. Tidak punya ide tulisan, jenuh, burn out sampai terkena writer's block. Hayo akui saja ya!

Bagi yang belum pernah mengalami demotivasi, saya ucapkan selamat karena kalian hebat masih bertahan. Namun bagi bloger yang pernah mengalami demotivasi maka tak usah berkecil hati.

Adalah hal yang manusiawi manakala seorang bloger merasa jenuh harus menulis setiap hari. Saya pun tidak setiap hari kok menulis di blog. Sesekali saya kosongkan hari dari menulis.

Dengan membaca buku Blog at First Sight maka setidaknya kalian bisa membangkitkan semangat yang sempat tenggelam ketika ngeblog. Atau yang masih konsisten, buku Blog at First Sight akan bisa menjadi suntikan vitamin di saat rehat.

Di saat jenuh saya sesekali membuka halaman pada buku Blog at First Sight terutama pada bloger yang menurut saya menginspirasi karena perjuangannya sampai ke titik sekarang.

2. Belajar Dari Pengalaman Bloger Lain

Sejujurnya saya termasuk bloger yang jarang sekali mengikuti lomba blog. Sejak membaca buku Blog at First Sight, saya jadi termotivasi ingin mengikuti lomba blog yang sedang diselenggarakan dalam waktu dekat.

Saya membaca dari kisah beberapa bloger bahwa memenangkan lomba blog merupakan perjuangan bagi mereka setelah berkali-kali kalah mengikuti lomba blog sebelumnya.

Selain itu, saya juga membaca kisah lain yang cukup menginspirasi ketika mbak Nabila Ghaida Zia yang seorang sarjana dan mempunyai mimpi bekerja di perusahaan berskala internasional, harus rela melepaskan impiannya dan pulang ke desa menemani orang tua.

3. Bahan Inspirasi Untuk Ide Tulisan Berikutnya

Jangan salah, apapun yang kalian baca dari sebuah buku dapat menjadi Inspirasi tema tulisan berikutnya. Tentu saja tanpa ada unsur plagiasi ya!

Berdasar tulisan dari para bloger tersebut, saya jadi ingin membuat tulisan mengenai perjalanan ngeblog saya pribadi. Walaupun sebenarnya saya sudah lebih dari sekali menuliskan di beberapa blog saya dengan bahasa yang berbeda.

Penutup

Jika kalian tertarik untuk membeli bukunya, maka bisa menghubungi kontributor dalam buku Blog at First Sight. Atau kalian juga bisa menghubungi via direct message Instagram BlogatFirstSight dan Insha Allah pasti dibalas kok.

Selamat membaca!

6 komentar untuk "Review Blog at First Sight: Dari Mereka Aku Paham Rasanya Berjuang"

  1. fix ah,mau beliii dan baca jugaaa :)

    BalasHapus
  2. wah segera abadikan mbak perjalanan ngeblognya, pasti nanti akan jadi kenangan manis untuk diingat melalui sebuah buku. nanti pasti bisa deh jadi buku solo juga

    BalasHapus
  3. Aku kok jadi tertarik baca ttdnya Maria ya, introvert akut. Kalo aku pribadi orangnya males ngomong, ngumpul² juga paling dg yg 'sefrekuensi', radio kali yaa. Kira² aku termasuk introvert juga nggak ya?

    BalasHapus
  4. Ah buku ini beberapa kali bersliweran di beranda sama instastory ku, ternyata bener karena penulisnya dari beberapa blogger. Harus dibaca nih biar ngeblognya makin semangat untuk nambah insight hehe

    BalasHapus
  5. wah pastinya banyak dapat inspirasi ya, mbak dari buku ini.apalagi pengisinya para suhu blogger kayak mbak jihan mawaddah pasti kerenlah bukunya

    BalasHapus
  6. Mbak Maria, sepertinya saya tahu kenapa buku ini tidak bernasib seperti buku2 lainnya. Mungkin karena passion Mbak Maria juga ngeblog makanya buku tentang blogging itu sangat menarik di otak Mbak Maria sehingga tidak melepaskan bukunya sampai habis dibaca.

    BalasHapus